It's need process

Dalam proses hubungan itu sendiri, ada yang dinamakan kontak pertama dan kemudian dilanjutkan dengan apa yang diistilahkan sebagai "pedekate" alias "Pendekatan"

Proses "First Contact" dan "Pedekate" sedikit banyak akan ikut menemukan langkah kamu selanjutnya dalam menjalin sebuah hubungan. Ada yang mengatakan bahwa proses kontak pertama sendiri tujuan utamanya adalah agar kamu diketahui (Noticeable). Sementara pada tahap pendekatan, kamu melakukan penjajakan agar kamu bisa kenal lebih dekat dengan seseorang.

Now, How to be Noticeable?

1. Tindakan
Action adalah salah satu aspek yang dapat membuat dirimu diketahui. Ambil contoh, bila kamu pasive, introvert or you like to hide di balik orang banyak, sangat boleh jadi diri kamu akan sedikit saja diketahui orang--atau alah tidak akan diketahui sama sekali. Tapi, cobalah active, ekstrovert, selalu tampil di muka, dapat dipastikan banyak orang yang akan mengetahui diri kamu. Jangan sampai gara-gara kamu ingin diketahui banyak orang, lalu kamu MPO alias Caper! dan bertindak aneh-aneh atau gila-gilaan! Biasa aja dech!

2. Penampilan
Penampilan berperan dalam menarik minat seseorang untuk mengetahui dirimu, Tentu ini tidak berarti kamu harus dandan menor atau heboh kayak para pesohor Hollywood agar menarik minat orang lain biar mengetahui kamu. Nggak usah kayak gitu!
Terkait dengan penampilan, 4 aspek ini yang perlu banget!:
  • Tampil dengan potongan rambut yang rapi dan sesuai.
  • Mengenakan pakaian yang serasi baik model maupun corak warnanya. Bila kamu masih awam dalam soal ini, minta bantuan ke teman atau ibumu atau kerabat yang lebih mengetahui soal ini.
  • Yang juga nggak kalah penting, gunakan ikat pinggang dan sepatu yang keren tapi serasi.
  • Rawat pula penampilan kulitmu. Bukan berarti kamu harus luluran atau Spa tiap 3 hari sekali. Bukan... Tapi, misalnya memakai body lotion atau bedakan sebelum berpergian. Atau cukur rambut-rambut di tangan-kakimu.

3. Tutur kata
Bahasa dapat mencerminkan character orang yang menuturkannya. Dari caranya berbicara, kamu dapat menebak apakah dia orang yang lembut, kasar atau arogant. Misal, temanku Alto yang bergaya bahasa anak-anak tapi kata-katanya terkadang kasar [Sori alto... bukannya mau menyakiti hatimu...]. Berarti dia tipe anak yang keras dan ingin selalu bebas. Jadi cara kamu berbahasa sedikit banyak akan menjadi model penentu pula apakah orang lain punya minat untuk mengetahui kamu lebih jauh atau tidak